AlhamdulilLah saya baru saja kembali dari Lebak. Perjalanan dimulai selasa kemarin sepulang tugas pengawasan persiapan launching tahapan pemilukada banten ke KPU Pusat dan kemendagri di Jakarta. Dilanjutkan tugas pengawasan tapal batas Banten di sisi Lebak (Cibareno, Cilograng ) dg Sukabumi (Jawa Barat), juga sidak ke PT Antam di Cikotok, Lebak. Pukul 4sore start dari Jakarta sampai di Rangkas Bitung via Pandeglang pk 8 malam, melewati Malingping..jalanan hancur lebur, sampai di Bayah pk 00 45. Bermalam di sini..paginya pk 8 lanjut ke cikotok sampai di ujung tapal batas pk 11 siang. Sepanjang jalan kira2 85% lah jalanan hancur lebur.
Saya juga mencoba menyebrangi jembatan gantung menggunakan sepeda motor di sawarna, yang ketika dilalui berayun kekanan-kekiri, kalau ada saja 2 sepeda motor bisa dipastikan jatuh ke jurang, Banyaknya jembatan gantung karena mmg Lebak berbukit2...seperti gunung yang terbelah dengan jurang yang dalam kiri dan kanan sedangkan jalan rata2 berlobang, tidak rata, bergelombang. kalau mau kesana saran saya gunakan mobil offroad kalau tidak mau mobilnya syahid..drivernya juga biasa offroad..jgn coba2 ke Lebak tanpa didampingi org yang paham medannya karena boleh jadi bukan hanya tersesat tapi tersesat ke lokasi jalan yang lebih buruk kondisinya. ini sisi menantangnya ya..sisi yang buat kita semangat sepanjang jalan itu kita memandang permadani surga dunia yang luar biasa, i called this 'the sleeping beauty'.
Saya juga mencoba menyebrangi jembatan gantung menggunakan sepeda motor di sawarna, yang ketika dilalui berayun kekanan-kekiri, kalau ada saja 2 sepeda motor bisa dipastikan jatuh ke jurang, Banyaknya jembatan gantung karena mmg Lebak berbukit2...seperti gunung yang terbelah dengan jurang yang dalam kiri dan kanan sedangkan jalan rata2 berlobang, tidak rata, bergelombang. kalau mau kesana saran saya gunakan mobil offroad kalau tidak mau mobilnya syahid..drivernya juga biasa offroad..jgn coba2 ke Lebak tanpa didampingi org yang paham medannya karena boleh jadi bukan hanya tersesat tapi tersesat ke lokasi jalan yang lebih buruk kondisinya. ini sisi menantangnya ya..sisi yang buat kita semangat sepanjang jalan itu kita memandang permadani surga dunia yang luar biasa, i called this 'the sleeping beauty'.
Saya berkesempatan bersilaturahmi dg KH Zaenuddin simpatisan PKS yang akhirnya jadi ikhwah - lewat robthul 'am ust Sanuji - dan para ustadz di Sawarna, bersama akhwat2 tangguh istri para ust. Kecintaan dan militansi mereka luar biasa. Sebagian catatan perjalanan berupa dokumentasi tertulis terupload di milis internal dan facebook..Sejauh mata memandang atribut ust JJ menyapu bersih hingga kepelosok dari mulai masuk pandeglang hingga tapal batas di Cibareno, Lebak Selatan Tak ada yg tersisa untuk calon lain. inilah yg menimbulkan kegeraman ketika ada isu penertiban oleh dishub Banten (padahal apa hubungannya?). Saya rasa dishub ogah ambil resiko mobil hancur berantakan, kalau bukan mobil offroad/doublecabin yg kesana...(saya jadi 'tebenger' ikut teman yg drivernya mmg offroader).
Kembali ke jembatan gantung, sebenarnya yang ada saat ini cukup kokoh (sdh nyoba), mulai dari tambangnya, alas papannya yg sanggup menahan sepeda motor ditumpangi 2 orang (jgn khawatir, masih sanggup menahan yg over size sekalipun). Yang diberitakan kemungkinan memang sudah harus diremajakan, dibuat lebih banyak mengingat kondisi alamnya seperti itu. Pada saat di perbatasan anak2 memilih lewat jln pintas, jembatan gantung yg sdh expired dibandingkan harus memutar jauh dg jalan kaki atau ongkos yg mahal. untuk SD anak2 sukabumi memilih sekolah di lebak. untuk SMP lebih memilih ke Sukabumi. dst. Sekretaris kecamatan cilograng pada kesempatan itu didorong untuk mengajukan permohonan perbaikan dan pengadaan jembatan gantung. setelah itu langkah berikutnya, akan memperjuangkan lewat Badan Anggaran di pembahasan perubahan atau anggaran murni tahun berikutnya, kita juga punya wakil ketua komisi 4, ust Miftahudin yang mengurusi soal infrastruktur.
Insyaa Allah, nulisnya disambung kalau memang perlu ada sambungannya...berhubung baru sampai pk 3 30 subuh tadi, pengen leyeh2 sejenak ngelurusin otot2 yg berkelok2 mengikuti perjalanan 2 hari 2 malam Bintaro-jakarta-pandeglang-rangkas-cibareno-serang-Bintaro. Belajar dari semangat ikhwah Pandeglang&lebak yg memasang atribut di setiap sudutnya, izinkan saya beruluk takbir ..Allahu Akbar..
hambaAllah ygbiasasaja,
sssalbantany
Tidak ada komentar:
Posting Komentar